Selamat Datang di Website resmi Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Jawa Timur

 

Bidang PKP Bapemas Provinsi Jawa Timur

.

Pengembangan Desa Mandiri

Berbasis Kawasan Perdesaan

 

Latar Belakang

Secara administratif jumlah desa di Jawa Timur mencapai 6.016 desa atau 70,73 % dari jumlah 8.506 desa/kelurahan yang berada di Jawa Timur (BPS 2008). Lebih lanjut jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2010 di Jawa Timur mencapai 5.529.310 jiwa atau turun 1,42% dibandingkan dengan periode tahun 2009. Dari jumlah tersebut, sebagian besar penduduk miskin berada diperdesaan yaitu sebanyak 3.655.760 jiwa (66,12%) dan diperkotaan sebanyak 1.873.550 jiwa (33,88%). Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan masih rendah, yang dilatarbelakangi oleh masih banyak potensi desa yang belum didayagunakan secara optimal, rendahnya kualitas sumber daya manusia di pedesaan, rendahnya aksesibilitas masyarakat pedesaan dalam memperoleh pelayanan dasar untuk mengembangkan usaha ekonomi seperti sumber pembiayaan, informasi, dan teknologi, terbatasnya infrastruktur yang mendukung pengembangan desa dan belum optimalnya fungsi kelembagaan masyarakat yang ada di desa. Terkait dengan hal tersebut dan dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, maka perlu dilakukan kegiatan “Pengembangan Desa Mandiri Berbasis Kawasan Perdesaan (PDM-BKP)”. Adapun yang dimaksud dengan Desa mandiri adalah desa yang telah mampu menyelesaikan persoalan kebutuhan dasar warganya dengan mendayagunakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya ekonomi (perikanan, pertanian, peternakan, perikanan, industri kecil dan lain-lain), sosial, dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakatnya secara mandiri.

Tujuan

A. Tujuan Umum

Mewujudkan kemandirian masyarakat pedesaan agar mampu mendayagunakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat.

B. Tujuan khusus

  1. Meningkatkan partisipasi, daya kreasi dan inovasi masyarakat dalam mendayagunakan potensi ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup di desa.
  2. Mengembangkan kemandirian dan kemampuan berusaha diberbagai bidang usaha di desa.
  3. Meningkatkan nilai tambah ekonomi dan kesempatan berusaha di desa.
  4. Menguatkan kelembagaan masyarakat desa.
  5. Mendorong kesadaran dan pemahaman masyarakat akan fungsi dan manfaat, serta pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
  6. Meningkatnya kualitas dan produktivitas pertanian, perikanan, peternakan, dan kerajinan.

Sasaran

  1. Desa yang secara ekonomi atau sosial (partisipasi aktif warga) telah mempunyai kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan sumber-sumber ekonomi dan sosial.
  2. Desa yang mempunyai inovasi dan daya kreasi dalam mengoptimalkan potensi sumber daya dan kearifan lokal.
  3. Desa yang mampu mengembangkan infrastruktur kelembagaan pendukung sesuai dengan dimensi kemandirian yang akan dicapai. Pengembangan infrastruktur kelembagaan dalam hal ini didasarkan pada pengembangan Unit Pengelola Keuangan dan Usaha (UPKu atau UPK).

Ruang Lingkup Kegiatan

1. Untuk pengembangan lokasi baru :

a. Pengembangan potensi ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup di desa .
b. Pengembangan kemandirian berusaha dan kewirausahaan di desa.
c. Kemitraan dalam rangka pengembangan dan peningkatan kerjasama.

2. Untuk lokasi Penguatan :

a. Pengembangan pelayanan UPK atau UPKu.
b. Pembinaan Pokmas.
c. Inventarisasi dan Pemetaan UPK.

Success Story

A. Tahun 2012

1. Lokakarya PDM-BKP

Lokakarya PDM-BKP adalah merupakan suatu ajang pertemuan 8 (delapan) Kabupaten yang menjadi pilot project program/kegiatan desa mandiri perdesaan untuk musawarah pelaksanaan program/kegiatan sehingga tercapai suatu kesepakatan bersama. Peserta Lokakarya berjumlah 76 (tujuh puluh enam) orang yang berasal dari 8 (delapan) Kabupaten.

1. Penguatan Kapasitas Kelembagaan & Kemitraan

CAPAIAN :

Prestasi yang diperoleh

  1. Memiliki prestasi baik di kabupaten dan Provinsi
  2. Komitmen pengurus untuk mengabdi ke Masyarakat

KENDALA :

  1. Permodalan
  2. Pemasaran  hasil produk
  3. Legalitas kelembagaan  UPKu
  4. Kemampuan dan komitmen SDM pengurus UPKu
  5. Ego sektor pelaku-pelaku program yang masuk di desa

ASPIRASI PENGEMBANGAN :

  1. Ada konstribusi dari kabupaten dan lintas sektor
  2. Pemasaran antar UPKu
  3. UPKu menjadi salah satu atau embrio unit kelembagaan BUMDES

USULAN :

  1. Payung Hukum aksebilitas agar BUMDES bisa bankabel (mengakses dana perbankan) dengan jaminan lembaga BUMDES bukan perorangan
  2. Sharing dari kabupaten dan lintas sektor dengan prosentase yang jelas
  3. Adanya forum UKPu Desa Mandari untuk mewadahi aspirasi dan pemasaran antar UPKu yang di motori lembaga lain
  4. Peningkatan SDM kelembagaan

PEMERAN :

  1. Advokasi BUMDES
  2. Kebijakan pendanaan yang tertuang ditingkat  kabupaten
  3. Terbentuknya wadah organisasi  UPKu Desa Mandiri
  4. Pelatihan Kelembagaan, kemitraan dengan lembaga lain

SUMBER  ANGGARAN : Masyarakat, Kabupaten, Provinsi, dan Pusat

INDIKATOR KEBERHASILAN :

  1. Terbitnya legalitas BUMDES
  2. BUMDES bisa mengakses Bank dan kemintraan lain
  3. BUMDES bisa mengurangi praktek renternir
  4. Peningkatan perekonomian  masyarakat desa
  5. Penguatan kelembagaan FK UPKu Desa Mandiri
  6. Tersedianya dana dari pemdes, pemda, pemprov, pusat
  7. Tertibnya administrasi
  8. Peningkatan kapasitas pengurus

2. Penataan Ruang Partisipatif di Desa

Pembahasan :

  1. Output / capaian
  2. Kendala
  3. Usulan Pengembangan

A. UPKu  AL HIDAYAH Ds./Kec. Gondang Kab. Tulungagung

  • Output / capaian :

- Pengrajin pande besi terlepas dari rentenir
- Pengrajin menjadi mandiri
- Adanya inovasi untuk pembuatan cincin (karah) pisau dan gagang pisau
- Jumlah pengarjin pande besi menjadi meningkat ( dari sebelum ada program 197 pengrajin, sekarang sudah 353 pengrajin)
- Hasil kerajinan ditampung oleh UPKu
- Perluasan pemasaran
- Kesehatan masyarakat meningkat (dana sosial 10 % untuk kesehatan para lanjut usia)
- Membantu pembangunan desa (dana 10 %)

  • Kendala :

- Harga bahan baku naik, harga produksi belum bisa naik, masih tunggu 3X pengiriman
- Barang naik, angsuran menjadi mundur
- Untuk Pisau dari Stainless,hasil produksi sudah bagus tapi ketajaman belum maksimal

  • Usulan Pengembangan :

- Cap merk masih manual, perlu adanya mesin pembuat cap merk, supaya hasil cap lebih bagus dan cepat

B. UPKu MAKMUR SEJAHTERA Ds./Kec. Pronojiwo Kab. Lumajang

  • Output / capaian :

- Masyarakat sudah bisa mandiri dalam modal usaha
- Desa menjadi mandiri, dengan mendirikan loket pembayaran listrik
- Peternak kambing menjadi bertambah, awalnya 33 sekarang sudah 78 peternak
- Membentuk kader kesehatan ternak kambing (20 orang)
- Membina kelompok petani salak dalam bidang perawatan dan pemasaran
- Mengelola simpan pinjam
(sudah berjalan 5 bulan, 4 kelompok @ 10 orang)
- Sudah bisa mengontrol harga jual salak

  • Kendala :

Ø Peternakan Kambing :

- Induk kambing stelah melahirkan menjadi lumpuh
- Induk kambing setelah melahirkan tidk keluar susu
- Banyak anak kambing yang mati
- Kambing yang didatangkan terlalu tua, sehingga tidak produktif

Ø Petani Salak :

- Harga jual salak belum bisa lepas dari tengkulak
- Harga bibit salak yang masih mahal (mendatangkan dari Sleman)
- Masih melayani pasar lokal

  • Usulan Pengembangan :

- Membutuhkan mesin oven pengolah salak (untuk keripik salak)
- Membutuhkan mesin penghancur kotoran kambing untuk dimanfaatkan sebagai pupuk
- Penambahan bibit ternak jantan
- Penambahan modal UPKu

Galeri Foto Lokakarya PDMBKP Tahun 2012

lok_pdmbkp2012
lok_pdmbkp2012 lok_pdmbkp2012
lok_pdmbkp2012_...
lok_pdmbkp2012_1 lok_pdmbkp2012_1
lok_pdmbkp2012_...
lok_pdmbkp2012_2 lok_pdmbkp2012_2
lok_pdmbkp2012_...
lok_pdmbkp2012_3 lok_pdmbkp2012_3
lok_pdmbkp2012_...
lok_pdmbkp2012_4 lok_pdmbkp2012_4
lok_pdmbkp2012_...
lok_pdmbkp2012_5 lok_pdmbkp2012_5

B. Tahun 2011

1. Seleksi Lokasi

Seleksi lokasi Desa Mandiri telah dilakukan pada bulan Januari dengan hasil 8 lokasi yang akan menerima dana hibah, yaitu terdiri dari 3 lokasi penguatan (sebelumnya menjadi lokasi pilot project tahun 2010) dan 5 lokasi baru.

1. Jenis Penguatan dengan BLM Rp. 49.500.000,- adalah :
a. Desa Jatisari, Kec. Senori, Kab. Tuban
b. Desa Gondang, Kec. Gondang, Kab. Tulungagung
c. Desa Pronojiwo, Kec. Pronojiwo, Kab. Lumajang

2. Jenis Lokasi Baru dengan BLM Rp. 125.000.000,- adalah :
a. Desa Sendang Agung, Kec. Sumberejo, Kab. Bojonegoro
b. Desa Brangsi, Kec. Laren, Kab. Lamongan
c. Desa Sumberpasir, Kec. Pakis, Kab. Malang
d. Desa Minggirsari, Kec. Kanigoro, Kab. Blitar
e. Desa Purworejo, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan

Galeri Foto Identifikasi PDMBKP

ident_desman_lm...
ident_desman_lmgn1 ident_desman_lmgn1
ident_desman_lm...
ident_desman_lmgn2 ident_desman_lmgn2

2. Pelatihan Desa Mandiri

Pelatihan Pengembangan dan Penguatan Desa Mandiri Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dilaksanakan di Hotel Universitas Brawijaya Malang pada bulan Juni 2011. Peserta pelatihan berjumlah 80 (delapan puluh) orang yang berasal dari 8 (delapan) Kabupaten.

Galeri Foto Pelatihan PDMBKP

pelat_desman_ub...
pelat_desman_ub1 pelat_desman_ub1
pelat_desman_3
pelat_desman_3 pelat_desman_3
pelat_desman_2
pelat_desman_2 pelat_desman_2
pelat_desman_4
pelat_desman_4 pelat_desman_4


3. Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi lokasi PDM-BKP dilakukan secara bertahap pada bulan Oktober dan Nopember 2011 sesuai dengan waktu pencairan dana. Kegiatan monev ini bertujuan untuk memantau konsistensi pelaksanaan kegiatan PDM-BKP dengan kebijakan, tujuan dan mekanisme yang telah ditetapkan, melakukan penilaian sekaligus menyusun tindakan perbaikan.

Galeri Foto Monev PDMBKP

monev desa mand...
monev desa mandiri - bojonegoro1 monev desa mandiri - bojonegoro1
monev desa mand...
monev desa mandiri - bojonegoro2 monev desa mandiri - bojonegoro2
monev desa mand...
monev desa mandiri - bojonegoro3 monev desa mandiri - bojonegoro3

 

C. Tahun 2010

Dalam rangka penyelenggaraan pembangunan desa mandiri berbasis kawasan perdesaan di Jawa Timur pada tahun 2010, kegiatan PDM-BKP dilakukan pada 3 (tiga) lokasi UPK berhasil Gerdu Taskin dengan melibatkan Universitas Negeri sebagai tim pendamping swakelola kegiatan. Lokasi pilot project 2010 yaitu Desa Senori Kec. Jatisari Kabupaten Tuban, Desa Gondang Kec. Gondang Kab. Tulungagung serta Desa Pronojiwo Kec. Pronojiwo Kab. Lumajang.

Galeri Foto Rakor PDMBKP

rakor_desman1
rakor_desman1 rakor_desman1
rakor_desman2
rakor_desman2 rakor_desman2
rakor_desman3
rakor_desman3 rakor_desman3
rakor_desman4
rakor_desman4 rakor_desman4
rakor_desman5
rakor_desman5 rakor_desman5
rakor_desman6
rakor_desman6 rakor_desman6

 

DOWNLOAD DOKUMEN TERKAIT

TAHUN 2011

TAHUN 2010


- Harga bahan baku naik, harga produksi belum bisa langsung naik, masih nunggu setelah 3 x pengiriman

 

Login



Arsip

Pengunjung Online

Pengguna online 41 tamu
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2325
mod_vvisit_counterKemarin3687
mod_vvisit_counterMinggu ini10856
mod_vvisit_counterMinggu lalu28053
mod_vvisit_counterBulan ini90287
mod_vvisit_counterBulan lalu129569
mod_vvisit_counterTotal1266050
Copyright © 2009 - 2014 Bapemas Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.